Rapikan Project Kamu Di Canva Dengan Fitur Ini
Jika kamu sering mendesain dengan Canva, lama-lama dashboard bisa terasa berantakan. Desain feed Instagram, story, presentasi, banner promo, thumbnail, dan template klien bisa bercampur jadi satu. Akibatnya, saat butuh file lama, kamu harus scroll panjang dan menebak-nebak nama desain.
Untungnya Canva punya fitur Projects yang bisa membantu kamu mengelompokkan desain, gambar, video, dan folder kerja. Fitur ini sangat berguna untuk kreator konten, pebisnis online, admin media sosial, freelancer, dan tim kecil yang rutin membuat desain.
Kalau kamu masih baru memakai Canva untuk konten, baca juga panduan membuat konten Instagram dengan Canva.
Apa Itu Fitur Projects di Canva?
Projects adalah area di Canva untuk mengelola file desain dan aset kreatif. Di sini kamu bisa membuat folder, memindahkan desain, menyimpan upload, mengatur file berdasarkan campaign, dan berbagi folder dengan tim.
Misalnya, kamu bisa membuat folder:
- Konten Instagram.
- Story promo.
- Desain Pinterest.
- Template produk digital.
- Materi klien.
- Campaign Ramadan.
- Konten edukasi mingguan.
Dengan struktur folder yang rapi, kamu tidak perlu mencari desain dari nol setiap kali ingin revisi atau memakai ulang template.
Kurang lebih penampakannya seperti ini:

Jika kamu klik menu Projects, akan masuk ke tampilan Projects seperti ini:

Cara Memindahkan Desain ke Folder
Di menu Projects, kamu bisa memindahkan desain ke folder tertentu. Caranya:
- Pilih desain yang ingin dipindahkan.
- Klik menu titik tiga di kanan atas thumbnail desain.
- Pilih "Move to folder".
- Cari folder tujuan.
- Klik pindahkan.

Lalu tinggal cari folder targetnya:

Maka desain kamu akan masuk ke folder yang dituju.
Tips Memindahkan Banyak Desain Sekaligus
Jika ingin memindahkan banyak desain sekaligus, ceklis dulu desain-desain yang ingin dipindahkan. Setelah itu klik tombol "Move to folder" di bagian bawah.

Cara ini jauh lebih cepat dibanding memindahkan satu per satu, terutama jika akun Canva kamu sudah berisi ratusan desain.
Hasilnya, project kamu akan lebih rapi:

Template Struktur Folder Canva
Berikut contoh struktur folder yang bisa kamu pakai.
Untuk Bisnis Online
01 Brand Assets02 Produk03 Konten Instagram04 Story dan Reels05 Promo Bulanan06 Testimoni07 Iklan08 Arsip
Untuk Kreator Konten
01 Template Utama02 Ide Konten03 Konten Edukasi04 Konten Promosi05 Thumbnail06 Video Pendek07 Kolaborasi08 Arsip
Untuk Freelancer atau Agency
01 Internal02 Client A03 Client B04 Draft05 Approved06 Delivered07 Revisi08 Arsip
Gunakan angka di depan nama folder agar urutannya tetap rapi.
Tips Naming File di Canva
Selain folder, nama file juga penting. Hindari nama seperti Untitled design, Copy of Copy, atau Desain baru. Gunakan format yang mudah dibaca.
Contoh:
2026-01 Promo Produk A Feed2026-01 Testimoni Customer StoryIG Carousel Tips Canva PemulaClientA Landing Page Banner v2
Kalau bekerja dengan tim, tambahkan status:
DraftReviewApprovedFinal
Dengan naming yang jelas, file lebih mudah dicari lewat search Canva.
Berbagi Folder dengan Tim
Kamu juga bisa berbagi folder dengan tim. Caranya klik tombol share pada folder yang ingin dibagi, lalu ketik email atau pilih anggota tim yang ingin diajak berkolaborasi.

Gunakan akses sesuai kebutuhan. Tidak semua orang harus punya akses edit. Untuk reviewer atau klien, akses view/comment biasanya lebih aman.
Workflow Rapi untuk Konten Mingguan
Jika kamu membuat konten rutin, coba workflow ini:
- Simpan semua ide di folder
Ide Konten. - Buat desain awal di folder
Draft. - Pindahkan ke
Reviewsaat siap dicek. - Setelah disetujui, pindahkan ke
Approved. - Setelah diposting, pindahkan ke
Arsip.
Workflow sederhana ini membantu kamu tahu mana desain yang masih perlu dikerjakan dan mana yang sudah selesai.
Untuk jenis konten video, kamu bisa lanjut membaca tutorial membuat video tutorial dengan Canva.
FAQ
Apakah Projects tersedia di Canva gratis?
Canva menyediakan fitur pengelolaan project dan folder, tetapi beberapa fitur kolaborasi atau kapasitas tertentu bisa berbeda tergantung jenis akun.
Apakah folder Canva bisa dibagikan ke tim?
Bisa. Kamu dapat membagikan folder atau desain tertentu kepada anggota tim, klien, atau kolaborator.
Bagaimana kalau desain sudah terlalu banyak?
Mulai dari membuat folder besar berdasarkan kategori, lalu pindahkan desain secara bertahap. Tidak perlu dirapikan semua dalam satu hari.
Apakah perlu membuat folder per bulan?
Jika produksi konten kamu banyak, folder per bulan sangat membantu. Misalnya 2026-01, 2026-02, dan seterusnya.
Penutup
Fitur Projects di Canva sangat membantu jika kamu punya banyak desain, template, dan aset visual. Dengan folder yang rapi, naming yang konsisten, dan workflow sederhana, proses membuat konten bisa lebih cepat dan tidak membuat pusing.
Jika kamu membutuhkan template desain Canva berkelas premium yang unik dan tidak ada di template bawaan Canva, kamu bisa cek Canvamania Template Bundle. Di dalamnya ada ribuan template Canva untuk berbagai niche, sehingga kamu bisa lebih cepat membuat konten promosi, edukasi, dan branding.
Share postingan ini:


