Tips Riset Hashtag Secara Gratis di Youtube
Hashtag di YouTube bisa membantu penonton menemukan video dengan topik yang sama. Saat penonton mengklik sebuah hashtag, YouTube akan menampilkan kumpulan video yang memakai hashtag tersebut. Karena itu, riset hashtag YouTube gratis tetap penting, terutama kalau kamu ingin video lebih mudah ditemukan tanpa langsung mengandalkan iklan.
Namun, hashtag bukan pengganti judul, thumbnail, deskripsi, dan kualitas konten. Anggap hashtag sebagai sinyal tambahan. Jika topik video sudah jelas dan hashtag yang dipakai relevan, peluang video muncul di pencarian atau halaman hashtag bisa lebih baik.
Apa Itu Hashtag YouTube?
Hashtag YouTube adalah kata atau frasa yang diawali tanda pagar, misalnya #bisnisonline, #tutorialcanva, atau #belajarseo. Biasanya hashtag ditulis di deskripsi video. Beberapa hashtag yang paling relevan dapat muncul di atas judul video.
Fungsi utama hashtag adalah mengelompokkan video berdasarkan topik. Misalnya, video tutorial Canva bisa memakai #tutorialcanva, sedangkan video optimasi channel bisa memakai #seoyoutube. Dengan begitu, penonton yang tertarik pada topik tertentu punya jalur tambahan untuk menemukan video kamu.
Kalau kamu ingin optimasi yang lebih lengkap, baca juga panduan 8 cara optimasi SEO untuk video YouTube.
Cara Riset Hashtag YouTube Gratis
Berikut cara sederhana yang bisa dilakukan tanpa tools berbayar.
1. Gunakan Pencarian YouTube
Buka YouTube, lalu ketik tanda pagar dan topik utama video. Contohnya:
#sepeda#bisnisonline#tutorialcanva#belajardigitalmarketing
YouTube biasanya menampilkan saran pencarian yang sering digunakan atau relevan dengan topik tersebut. Catat hashtag yang paling dekat dengan isi video kamu.

2. Cek Video Kompetitor yang Relevan
Cari video yang topiknya mirip dengan video kamu. Perhatikan hashtag yang mereka gunakan di bagian atas judul atau di deskripsi. Jangan asal menyalin semua hashtag. Pilih hanya yang benar-benar sesuai.
Contohnya, kalau video kamu membahas cara membuat desain Instagram di Canva, hashtag seperti #tutorialcanva, #canvaindonesia, dan #desaininstagram lebih relevan dibanding hashtag yang terlalu umum seperti #viral.
3. Kombinasikan Hashtag Umum dan Spesifik
Gunakan kombinasi hashtag agar sinyal topiknya lebih lengkap:
- Hashtag umum:
#bisnisonline,#digitalmarketing,#youtube - Hashtag spesifik:
#cararisethashtagyoutube,#tutorialcanvapemula,#seoyoutubeindonesia - Hashtag brand atau seri:
#abqoridigital,#belajardigital
Hashtag umum punya jangkauan luas, tapi persaingannya tinggi. Hashtag spesifik biasanya volumenya lebih kecil, tapi lebih tepat dengan intent penonton.
4. Gunakan Google dan YouTube Suggest
Selain mengetik hashtag langsung, coba ketik keyword tanpa tanda pagar. Misalnya:
cara riset hashtag youtubehashtag youtube untuk edukasihashtag youtube shorts
Dari saran pencarian, kamu bisa menemukan istilah yang sering dicari. Setelah itu, ubah istilah tersebut menjadi hashtag yang rapi, misalnya #risethashtagyoutube atau #youtubeshorts.
5. Simpan Daftar Hashtag per Niche
Supaya tidak riset dari nol setiap upload, buat dokumen sederhana berisi daftar hashtag per kategori. Misalnya:
| Niche | Contoh Hashtag |
|---|---|
| Bisnis online | #bisnisonline, #jualanonline, #digitalmarketing |
| Canva | #tutorialcanva, #canvaindonesia, #desaininstagram |
| YouTube | #seoyoutube, #youtubepemula, #kontenyoutube |
| UMKM | #umkmindonesia, #bisnisumkm, #usahakecil |
Daftar ini bisa terus diperbarui berdasarkan performa video.
Berapa Banyak Hashtag yang Sebaiknya Dipakai?
Gunakan secukupnya. Untuk kebanyakan video, 3-5 hashtag yang sangat relevan sudah cukup. Jangan memenuhi deskripsi dengan puluhan hashtag yang tidak berhubungan, karena itu bisa terlihat spammy dan membuat penonton bingung.
Prioritaskan hashtag yang benar-benar menggambarkan isi video. Kalau video membahas riset hashtag YouTube gratis, maka #risethashtagyoutube, #seoyoutube, dan #youtubepemula lebih masuk akal daripada hashtag umum yang sedang tren tapi tidak nyambung.
Kesalahan Umum Saat Menggunakan Hashtag
Beberapa kesalahan yang sebaiknya dihindari:
- Memakai hashtag populer tapi tidak relevan dengan isi video.
- Menggunakan terlalu banyak hashtag dalam deskripsi.
- Memakai hashtag yang terlalu panjang dan sulit dibaca.
- Menyalin semua hashtag dari kompetitor tanpa seleksi.
- Mengandalkan hashtag saja tanpa memperbaiki judul, thumbnail, dan isi video.
Hashtag yang baik harus membantu YouTube dan penonton memahami topik video, bukan sekadar mengejar tren.
Checklist Sebelum Publish Video
Sebelum video dipublikasikan, cek beberapa hal berikut:
- Judul video sudah mengandung keyword utama.
- Deskripsi menjelaskan isi video dengan jelas.
- Hashtag utama relevan dengan topik.
- Thumbnail mudah dipahami.
- Video punya pembuka yang langsung menjawab kebutuhan penonton.
- Ada ajakan untuk menonton video lain yang masih satu topik.
Dengan checklist ini, hashtag menjadi bagian dari strategi SEO YouTube yang lebih utuh.
FAQ Seputar Hashtag YouTube
Apakah hashtag YouTube bisa membuat video langsung viral?
Tidak. Hashtag hanya membantu pengelompokan dan discovery. Video tetap perlu judul yang kuat, thumbnail menarik, isi yang relevan, dan engagement dari penonton.
Apakah boleh memakai hashtag brand sendiri?
Boleh. Hashtag brand seperti #abqoridigital bisa membantu mengelompokkan konten kamu sendiri, terutama jika channel sudah punya banyak video.
Apakah hashtag harus diletakkan di awal deskripsi?
Tidak harus, tapi sebaiknya letakkan di bagian yang mudah ditemukan. Banyak kreator menaruh 3 hashtag utama di akhir deskripsi agar tetap rapi.
Apakah hashtag dan tag YouTube itu sama?
Tidak sama. Hashtag terlihat oleh penonton dan bisa diklik. Tag YouTube berada di pengaturan video dan lebih banyak dipakai sebagai sinyal tambahan untuk variasi kata atau typo.
Penutup
Riset hashtag YouTube gratis bisa dimulai dari fitur pencarian YouTube, video kompetitor, dan daftar keyword yang relevan. Kuncinya bukan memakai hashtag sebanyak mungkin, tetapi memilih hashtag yang benar-benar sesuai dengan isi video.
Jika kamu ingin optimasi video lebih menyeluruh, lanjutkan dengan membaca panduan 8 cara optimasi SEO untuk video YouTube. Dengan kombinasi judul, deskripsi, thumbnail, dan hashtag yang tepat, video kamu punya peluang lebih baik untuk ditemukan penonton yang sesuai.
Share postingan ini:


