Bisa jadi Anda bakal tidak setuju pada saat Saya menyatakan bahwa… “Semakin Anda berupaya menjual produk, semakin Anda kesulitan menjualnya”

Tetapi memang itulah yang terjadi. 😢

“Produk” yang dimaksud bukan dalam arti produk yang sebenarnya, tetapi bagaimana metode Anda dalam menawarkan produk Anda.

Maksudnya? Begini penjelasannya….

Hakikatnya, customer TIDAK PERNAH membeli produk Anda. Mereka membeli ‘sesuatu’ di balik produk tersebut.

Orang tidak pernah membeli shampoo, mereka membeli manfaat dari shampoo yang diberikan ( meluruskan rambut, melenyapkan ketombe, membuat harum, supaya tidak rontok, dll).

Orang tidak pernah membeli mobil, mereka membeli kegunaan dari mobil tersebut ( performanya, kenyamanannya, simpelnya, bahan bakarnya yang irit, kendaraan buat keluarga, dll).

Lalu, apa sebetulnya yang diinginkan market dari produk Anda?

Inilah alasan-alasan mengapa orang lain membeli produk Anda:

1. DREAM

Mereka mau Anda membantu mereka dalam mencapai mimpinya. Contoh: jual fashion( agar nampak lebih menawan, lebih syar’i, lebih cantik, dll), jual pelatihan ( jadi lebih pintar, lebih kaya, lebih sukses, dll), jual gadget( lebih keren, lebih gaul, lebih canggih, dll).

2. NEED

Mereka mau Anda menolong mereka dalam memenuhi kebutuhan mereka. Contoh: jual air, makanan, sayur- mayur, gas LPG, beras, pulsa, dan lain- lain.

3. PROBLEM

Mereka mau Anda menolong mereka dalam menuntaskan permasalahannya. Contoh: jual obat ( dari sakit / tidak sehat menjadi sembuh / sehat ), jasa pengiriman barang ( dari susah jadi gampang ), tutorial belajar ( dari nilai buruk jadi bagus), jas hujan ( dari kehujanan jadi tidak kehujanan), service motor ( dari motornya bermasalah jadi aman dan nyaman), dan sebagainya.

Bila Anda perhatikan, sebenarnya market itu membeli value (nilai) dari produk yang Anda jual, bukan produknya. Sehingga Anda selaku penjual saat ini tidak lagi fokus pada produknya, tetapi fokus pada VALUE TERBAIK apa yang dimiliki oleh PRODUK ANDA buat ditawarkan kepada market.

Mulai saat ini, berusahalah mengedukasi market dengan value yang ada dalam produk Anda, bukan dengan fitur produknya itu sendiri.

Semakin market Anda terpuaskan dengan value yang Anda bagikan, semakin senang mereka dengan Anda. Semakin mereka senang dengan Anda, closing penjualan pun bertubi-tubi. 🙂

Salam Sukses buat Anda… 😊


0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tanya Admin
#
Agent (Online)
×

Ada yang bisa kami bantu Kak?